Post ini saya buat karena terinspirasi oleh seorang penyanyi muda Amerika yang datang ke Singapore saat saya kebetulan berada disana juga. Ia datang ke Singapore untuk mengadakan konsernya pada hari Selasa, 19 April 2011 #nomention
Hari rabunya, saya kebetulan juga datang ke hotel tempat dia menginap. Saya pikir disana akan ada banyak sekali fansnya yang datang dan menun
ggui dia keluar dari kamarnya. Saya kemudian berpikir bahwa kalopun dia keluar, dia akan pake jalan lain - bukan lewat lobby.
Tapi ternyata, saya melihat kurang dari 15 orang fansnya yang menunggui dia. Dan disana dibuatlah sebuah "Fans Area". Kemudian saya berpikir...
"Fans Area"
Kalau dia benar-benar keluar dari tempat lain sementara ada sedikit orang yang menungguinya dari pagi, itu keterlaluan. Kalau banyak, mungkin itu lebih bisa ditoleransi, karena mungkin dia adalah orang yang kurang suka keramaian. Tapi ini sedikit.
Dan saya juga dapet info, waktu dia baru sampai di airport, ada sekitar 50 orang yang datang untuk menyambut dia, tapi dia tidak menghiraukannya, bahkan tidak melambaikan tangan sekalipun. Itu sangat keterlaluan.
Menurut saya, dia bukanlah seorang artis yang professional. Seharusnya dia tau, dia bisa berdiri sampai saat ini tidak lepas dari fansnya. Jika tidak ada mereka, makan apa dia? Tanah?
Fansnya tidak akan mencapai jutaan, jika tidak dimulai dari orang perseorangan, sekelompok orang, dan kemudian banyak orang. Keterlaluan bagiku, jika ia tidak menyapa mereka sama sekali.
Maksud saya disini, toh dia juga akan melewati jalan yang memang ditunggui oleh fansnya itu kan. Apa susahnya sih membuat fake smile dan sekedar angkat tangan dan melambaikannya? Sesungguhnya, hal kecil itu mungkin berarti banyak bagi orang yang menerimanya.
Sayang sekali, tindakan dia disana telah sangat mengecewakan saya. Sangat disayangkan, seorang artis internasional, tapi tindakannya amat unprofessional. Seharusnya ia tahu, berapa banyak orang disana yang telah berkorban habis-habisan untuk membantunya mencapai kariernya. Dan seharusnya, ia tidak meremehkan orang-orang seperti itu, karena ia tidak akan menjadi "seseorang" tanpa mereka.
P.S: kalo anda cermati di post sebelumnya, pasti anda tau siapa artist yang saya maksud ;)



0 comments:
Post a Comment