Tuesday, April 26, 2011

Mejikuhibiniu Indonesiaku


*sebuah keprihatinan menyaksikan krisis pluralisme di Indonesia*





Kenapa harus malu punya banyak warna?
Indonesia kaya karena berwarna!

Justru cintalah yang harusnya mempersatukan warna
Kenapa malah maksa untuk menyamakan warna?

Indonesia diberi kesempatan mencintai lebih banyak
itu karena kita punya warna!

Jangan mau warna kita disamakan!
Jangan mau warna kita dipudarkan!

Karena warna itu milik kita...
Bangsa lain mau punya warna,
tapi mereka tidak punya...
Kita punya, kenapa kita harus menghilangkannya?

Jangan mau diperdayakan hitam putih!

Indonesia punya warna!
Indonesia punya cinta!
Saturday, April 23, 2011

Komersialisasi Air - Sebuah Analisis


*tulisan berikut ini merupakan sebuah tugas analisis*

Fakta yang terjadi di dunia

Air adalah suatu sumber daya alam non hayati yang selalu tersedia, dan jumlahnya melimpah. Air, terutama air tawar, memegang peranan penting bagi makhluk hidup. Seluruh ekosistem di muka bumi ditunjang oleh air dan siklus hidrologinya.

Telah menjadi paham banyak orang bahwa persediaan air tawar di planet ini tidak terbatas, bahkan tidak banyak orang menggunakan air seakan-akan air tidak akan pernah habis. Asumsi ini salah. Persediaan air tawar di bumi berkurang, bahkan dunia saat ini sedang mengalami kekurangan air bersih. Bentuknya jelas telihat di seluruh pelosok dunia: gurun yang tandus dan kering, hancurnya rawa-rawa, tercemarnya aliran air dan sungai, dan banyaknya anak-anak serta hewan yang kekurangan air. k dunia: gurun yang tandus dan kering, hancurnya rawa-rawa, tercemarnya aliran air dan Dan dari hari ke hari, kebutuhan manusia akan air bersih akan terus berkembang melebihi ketersediaan air itu sendiri.

Air yang ada di muka bumi ini hampir seluruhnya adalah air yang sama sepanjang masa. Hanya sebagian kecil air yang dapat masuk ke atmosfer bumi dalam bentuk “komet salju”. Jumlah total air yang ada di bumi kira-kira 1,4 miliar kilometer, dan 36 juta kilometer kubik (2,6%) yang merupakan air tawar. Hanya 11 juta kilometer kubik (0,77% dari total air di bumi) yang merupakan siklus air yang mengalami siklus hujan yang cukup cepat.

Seiring dengan banyaknya pembetonan permukaan bumi, aka nada semakin sedikit air di daerah aliran sungai dan sumber-sumber air di daratan. Mengetahui bahwa persediaan air tawar permukaan di bumi sudah mengalami kerusakan, masyarakat, para petani, dan industri kini berbondong-bondong mencari sumber air baru yang tersimpan lebih dalam lagi di bumi. Diperkirakan sepertiga jumlah populasi manusia di Bumi kini bergantung pada air tanah untuk menyediakan air minum. Namun air dalam tanah ini lama kelamaan akan habis setelah dieksploitasi besar-besaran oleh manusia.

Permasalahan

Disaat krisis air seperti ini, berbagai industri justru menggunakan air bersih untuk kepentingan ekonomi industri tersebut. Tindakan mengambil air bersih secara besar-besaran tersebut ternyata didukung oleh berbagai Undang-Undang dari seluruh dunia. Di Indonesia, contohnya, telah disahkan Undang-Undang No 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air. Dasarnya ialah World Water Forum yang dihadiri oleh 5700 orang. Disayangkan, World Water Forum ini diadakan oleh organisasi lobi yang dimiliki oleh bisnis-bisnis raksasa seperti Global Water Partnership dan Bank Dunia, sehingga kesimpulan yang diambil pun tidak memihak kepada masyarakat.

Di Indonesia, Undang-Undang No. 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air berpandangan dimana air dipandang sebagai komoditas untuk komersialisasi.

Dengan dibukanya pihak swasta untuk dapat berperan seluas-luasnya dalam pengelolaan air, akan terjadi prinsip opportunity cost dimana pihak yang berani membayar lebih akan lebih dimenangkan.

Pengadaan UU SDA ini tidak lepas dari keterkaitan kepada Bank Dunia. Krisis moneter tahun 1997 mendorong pemerintah memperoleh pinjaman yang bersifat cepat dikeluarkan. Bank Dunia pada saat itu menawarkan Structural Adjustment Loan (SAL) dengan syarat Indonesia melakukan perubahan struktural dalam sektor air. Akhirnya pada 28 Mei 1999 Indonesia menandatangani perjanjian pinjaman sebesar 300 juta dollar AS yang dicairkan dalam tiga tahap. Rencananya, Desember 2003, pencairan tahap ketiga sebesar 150 juta dollar AS akan dilakukan dengan syarat UU SDA tersebut telah disahkan.

Undang-undang tentang Sumber Daya Air

Pemerintah menilai kondisi riil saat ini tidak memungkinkan pemerintah untuk dapat mengola sektor air secara efisien. Oleh karena itu tidak ada salahnya swasta dilibatkan untuk mengelola air demi terjaminnya perolehan air untuk masyarakat luas.

Kebijakan pemerintah di sektor air ini akan sangat mempengaruhi ketahanan pangan nasional. Pengaturan mengenai irigasi harus diatur dalam bab khusus dan menjamin secara tegas dan jelas tentang pasokan air bagi petani. Hal ini sudah terjadi di Waduk Jatiluhur, Jawa Barat. Air untuk jaringan irigasi bagi petani dibatasi sekali jumlahnya karena untuk memenuhi kebutuhan suatu industri.

Selain itu ada pula tercantum bahwa badan usaha dan perorangan boleh mengusahakan sebagian dari wilayah sungai dengan izin dari pemerintah pusat atau daerah. Hal ini tentu merugikan masyarakat setempat yang bergantung pada sungai tersebut.

Perorangan dan badan usaha boleh memodifikasi cuaca atau memanfaatkan awan untuk keperluan pihak tersebut, setelah mendapat izin dari pemerintah. Hal ini dapat merugikan pihak lain diluar badan usaha tersebut yang bergantung kepada alam. Petani tembakau misalnya, yang dapat merugi dengan adanya hujan.

KESIMPULAN

Komersialisasi air yang semakin meluas adalah jaminan bagi masa depan yang tidak adil dan tidak berkelanjutan. Komersialisasi air memunculkan sebuah potret buruk kehidupan, ketika suatu sumber daya yang menjadi milik bersama dan juga masyarakat diserang dari berbagai sudut baru.

Pada prinsipnya, air adalah milik bumi dan seluruh spesies. Dengan begitu, Air adalah warisan publik yang harus dijaga oleh seluruh tingkat pemerintahan. Air harus dikonservasi setiap saat untuk memastikan bahwa ketersediaan dan kualitas air tidak berkurang akibat aktivitas manusia. Air yang tercemar sebagai akibat dari perbuatan manusia harus kembali disehatkan oleh manusia sendiri.

Pembela air yang terbaik adalah masyarakat, bukan swasta, teknologi yang mahal, atau bahkan pemerintah. Hanya warga lokal yang dapat benar-benar merasakan akibat hilangnya sumber air di sekitar mereka. Masyarakat harus lebih sadar dan lebih peka terhadap fakta yang terjadi di sekitarnya.

Jika kesadaran masyarakat telah tercapai, pemerintah seharusnya dapat merealisasikan undang-undang baru untuk menjamin setiap warga Negara untuk bisa mengakses layanan air bersih dan sanitasi.

I will eat some cucumbers for you!


I just found out this artist named JRAquino and I really L.O.V.E him! Check this video out guys!

Fyi, this is the kind of songs that will melt me ;)

Another related artist that I love: Adhitia Sofyan. His songs are awesome too! I love them and I'm willing to have boyfriend like them :p

Friday, April 22, 2011

Unprofessional


Post ini saya buat karena terinspirasi oleh seorang penyanyi muda Amerika yang datang ke Singapore saat saya kebetulan berada disana juga. Ia datang ke Singapore untuk mengadakan konsernya pada hari Selasa, 19 April 2011 #nomention

Hari rabunya, saya kebetulan juga datang ke hotel tempat dia menginap. Saya pikir disana akan ada banyak sekali fansnya yang datang dan menun
ggui dia keluar dari kamarnya. Saya kemudian berpikir bahwa kalopun dia keluar, dia akan pake jalan lain - bukan lewat lobby.

Tapi ternyata, saya melihat kurang dari 15 orang fansnya yang menunggui dia. Dan disana dibuatlah sebuah "Fans Area". Kemudian saya berpikir...

"Fans Area"

Kalau dia benar-benar keluar dari tempat lain sementara ada sedikit orang yang menungguinya dari pagi, itu keterlaluan. Kalau banyak, mungkin itu lebih bisa ditoleransi, karena mungkin dia adalah orang yang kurang suka keramaian. Tapi ini sedikit.

Dan saya juga dapet info, waktu dia baru sampai di airport, ada sekitar 50 orang yang datang untuk menyambut dia, tapi dia tidak menghiraukannya, bahkan tidak melambaikan tangan sekalipun. Itu sangat keterlaluan.

Menurut saya, dia bukanlah seorang artis yang professional. Seharusnya dia tau, dia bisa berdiri sampai saat ini tidak lepas dari fansnya. Jika tidak ada mereka, makan apa dia? Tanah?

Fansnya tidak akan mencapai jutaan, jika tidak dimulai dari orang perseorangan, sekelompok orang, dan kemudian banyak orang. Keterlaluan bagiku, jika ia tidak menyapa mereka sama sekali.

Maksud saya disini, toh dia juga akan melewati jalan yang memang ditunggui oleh fansnya itu kan. Apa susahnya sih membuat fake smile dan sekedar angkat tangan dan melambaikannya? Sesungguhnya, hal kecil itu mungkin berarti banyak bagi orang yang menerimanya.

Sayang sekali, tindakan dia disana telah sangat mengecewakan saya. Sangat disayangkan, seorang artis internasional, tapi tindakannya amat unprofessional. Seharusnya ia tahu, berapa banyak orang disana yang telah berkorban habis-habisan untuk membantunya mencapai kariernya. Dan seharusnya, ia tidak meremehkan orang-orang seperti itu, karena ia tidak akan menjadi "seseorang" tanpa mereka.


P.S: kalo anda cermati di post sebelumnya, pasti anda tau siapa artist yang saya maksud ;)

Singapore Journal 3


Today is a very unproductive day for me. I woke up at 9 and I left home after 12. There's a big rain today. Singapore became very wet and I got so wet too!

Today's destination: Nanyang Technological University, which is far far away. I was accompanied by kak tiara today because she doesn't have any class today. I went to a mall in boon lay first before going to NTU because I have to buy sandals. My shoes was fulled of water!

Art Design and Media Campus @ NTU

NTU is really really far and located in Singapore surburb. So basicly the campus was built in the hills area. We looked around and I got veryyy tired. I didn't find any shuttle bus that brings us around, so we walked, that's why. I was lost in the engineering campus. And we can't pass by because there's 4 floors high hill beside the campus. But finally we found the way out. Afterall, the campus is sooooo cool!


After that, kak tiara and I went to Marina Bay Sands to pick Divi up. She was there to wait for Justin Bieber. I was a bit shock of beliebers that come up along the way to another country just to see him, pay and expensive ticket just to watch JB - oh come on, I mean, JB? - and plus wait for him ALL DAY LONG. It's just a waste of time for me. I'll tell you much more on the next post.

I looked around and yeah, marina bay sands was okay. I'm not saying it's not good. I think it's okay because I can't buy anything in the stores there. It's just too expensive :p

I was back into the apartment at 6 and I wasn't going anywhere till 9. And at 9 I went to Mustafa Centre to buy things. Well, Mustafa is super big and they sells anything, like ANYTHING in ANY BRAND.

That's the end of my solo trip to Singapore :)

Singapore Journal 2


Here I am taking some rest (again). I'm having matcha ice cream in marcle slab creamery (just found it) and it tastes sooo good! And get much better to sit down :p I'm now in a new mall in Bugis, again, i forget what the name is.

I got so freakingly tired today. I left the apartment at 11 and I'm all alone again. My first destination is Singapore Institute of Management.

A bit far, I took a stop in Dover station, and continue my trip by bus. It was the first time for me to got in Singapore bus ALONE. I mean, MRT is easy, but buses? It's kinda hard for the very first time, and the tracks are so unfamiliar for me. So I was like watching the bus tracks and look carefully for the bus stops.

SIM campus building

Anyway I think Singapore isn't as discipline as it was. People tresspasses anywhere and I found one or two litters on the streets. Well, I didn't see that kind of things on my last visit.

SIM was good. It doesn't as big as SMU but it's okay. I didn't meet the admission person, but I got A LOT of books that full my backpack.

Then I go ahead to Clementi Station to go to National University of Singapore. I got a lil bit confused on finding the right bus. I think I mistyped the direction. I felt so hungry that I decided to go somewhere, and Thank God there's a mall!

I only bought one bread and eat it while walking. I was earlier for like one and half hour than my prediction. So I walked around the mall. It was good. and oh! I heard krazy song on one of the store there, I'm super hyper! LOL! I came in to the store just to hear the song. I miss dancing! :p

Finish walking on the mall, I continue my trip to NUS. I was so amazed that I'm about to cry. Yea, I know that sounds silly, but that's the fact! .__.

Mochtar Riadhy Building - NUS Business

Kent Ridge NUS Campus Map

NUS is very big that we have to take buses to get from one campus to another. Firstly, I went to the business school (fyi, the building name is m
ochtar riady). I saw a banner saying NUS Business School got #23 WORLDWIDE! WOW!

I asked the admission person and she is very informative. She greeted me very nicely. I was explained for almost everything and I was given some guide book - I haven't read it yet. She told me to meet another admission person in university hall. I got a lot of info there.

I was amazed by the view ;)

Yong Siew Toh - Conservatory of Music

Finished my campus trip on 4 pm and I went straight away to Bugis! I got so much stuffs that I bought there. Fyi, I got so many books from SIM and NUS today and that makes my belongings become soooooo heavy. By the way, I found the hand warmer here!! I've been looking for it in Jakarta but I can't find it. So I just bought it right away ;)

After strolling aroung Bugis, I decided to go to Orchard - again. I was confused on going to Vivo or orchard. But then I think there's nothing I can purchase on Vivo. I wanna go to orchard because I wanna know what The Hereen's like. It was mentioned everywhere on Singapore book I read. Well, I'm disappointed when I come in. It was so small and I can't find anything there .__.

So I walked around orchard and entered - I think - 3 malls. There's a mall I don't even remember the name that I visited. It was a good looking mall from the outside, but it was very weird inside. But I saw breakdance community, modern dance community, and a wall climbing community. And I saw a store selling a glass piano miniature I've been looking for! It's so cute but it's a bit expensive .__.

I feel like shopping but I'm not a shoppaholic, so I find that I'm very picky. So I didn't buy many things actually. But I've spent $110 in 2 days! oh no!

I just found out I visited many malls on this 2 days. I visited 11 malls! wow!

Singapore Journal 1


Hey! Here I am now in Singapore! :D

So I'm having a solo trip here to visit some universities.

I arrived today at 8.05 am Singapore time, was picked up by Kak Tiara, my cousin who studies here. We had a breakfast on changi's Burger King. Then we came to her apartment. Well, I think her apertment is very cozy :p

Kak Tiara showed me a website named gothere.sg. It's so cool! It guides you wherever you want to go in Singapore. I'll surely get lost without it .__.

I decided to left the apartment at 11 am (after an hour spending my time studying the map trough gothere.sg of course :P)

First destination: Singapore Management University. I was a lil bit confused in MRT anyway, but finally I successfully got there! :)

Lee Kong Chian - School of Business @ SMU

The campus was so big and cool! Unfortunately they don't provide a single tour, so i just came by and asked for some informations. (Fyi, the picture above is only one of 6 campuses there plus 1 library building and 1 administration building) SMU also have an underground level that connects the SMU complex, plus connects them directly to the MRT station. cool!

Oh well, way before, I arrived in SMU at 12.30 and they're having lunch time. They told me to get back after 2. I looked for any nearest mall and I found Plaza Singapura. I walked around and had some lunch there. The mall is average, quite good mall :p

Okay, then at 2 I went to SMU again, yea, so I've told you before what it's like. I walked around the area and I was amazed by the buildings surround it.

Next to SMU is The Cathedral of Singapore, and near them is Singapore Art Museum. I walked by and i found Fort Canning Park in front of SMU! The park was great! Next to Fort Canning Park there's National Museum of Singapore. The building was magnificent but i think Indonesian museum are much better. I once get lost in the Fort Canning Park but i could find the right way :p

Fort Canning Park

I found out that SMU is very near to NAFA (Nanyang Academy of Fine Arts) and SOTA (School of The Arts) - (later I found out that they're near to orchard too!). I walked to find NAFA and SOTA too. I thought NAFA was super cool, but I was wrong. It looks like an old apartment to me. SMU was so much better.

SOTA was a bit hard to find for me, but then i found it. And i was speechless. It was BIG and super cool! I just like I want to go inside! i noticed SOTA is going to have a open house on April 30th. Kyaaa!

Campus 1 @ NAFA

School Of The Arts

It was a tiring journey. I've been spending like 4 hours walking around Bras Basah. I didn't take any stop until I arrive in Clarke Quay. Clarke Quay was out of my track actually, but I don't know why I always love Clarke Quay. Basicly, Clarke Quay is a place that has a restaurant row beside the singapore river. I waited there waiting for Kak Tiara to finish her class and get dinner together. I still have 2,5 hours seeing around in Clarke Quay.

Clarke Quay!

Unfortunately I was way too early to go there that almost no store were opened. I decided to go ahead to orchard, and i finally tasted the Orchard $1 Ice cream again!! :D

I met Kak Tiara and we waited for Divi for like 1 hour because we couldn't contact her. we took a dinner in P.S. Cafe at 8.30. The cafe is located in Harding Road, a place that i have never reached before.

I ordered a unusual menu that I can't even remember the name. Actually, I have never heard of that food name, and I picked ngasal-ly. Well, i got a bit shock when it came to my table. It was an Bolognaise Eggplant. TERONG. I'm totally okay with the Bolognaise, but how the hell they made a TERONG as a main course. This is just too weird. Ah I should've took the photo of the terong. Okay, whatsoever with the eggplant .__.

Lastly, I went back to the apartment by taxi, and i don't know why I was fascinated by singapore's public transportations :p

and... see you in my next post! :)
Monday, April 11, 2011

Her face is a map of the world
Is a map of the world
You can see she's a beau
tiful girl
She's a beautiful girl
And everything around
her is a silver pool of light
The people who surround her feel the benefit of it
It makes you calm
She holds you captivated in her palm

#SASHIMI 2010-2011


Bagiku, kalian adalah hadiah terindah yang pernah ku dapatkan selama 11 tahun bersekolah.

aku bukan orang yang mudah menjalin persahabatan. tapi disini aku dapat menjadi diriku sendiri, dan aku sangat nyaman berada bersama kalian.

10 bulan bersama rasanya belum cukup waktuku dengan kalian.

dan 2 bulan terakhir ini akan menjadi kenangan yang aku ingat selamanya.



sungguh, aku sayang kalian...



Pages

about me

Total Pageviews

Powered by Blogger.