Wednesday, April 18, 2012

Keprihatinan terhadap miskinnya optimisme di negeri ini


(dibuat saat Try Out Sosiologi kedua, 16 Februari 2012)

Disini aku berdiri,
dihempas badai keputusasaan
Aku masih kuat berdiri,
malah mencoba berlari
ke tempat yang konon semu

Dinginnya malam seakan menyuruhku diam
Tapi aku tak mau,
demi sekeping yang kutemukan di sisi jalan

Bukan utopia yang kutuju
Kudengar seorang kawan pernah kesana,
dan meninggalkan sekeping itu di sisi jalan

Keping itu punya kita, kawan
Ia berkobar menunjuk arah tempat yang kuyakin ada
Keping itu punya daya, kawan
Ia menyeret kakiku untuk tetap mengarah kesana

Nama keping itu... Harapan

(Tak kah kau pernah dengar cerita keping itu?
Padahal kuhafal kisahnya sampai muntah
Mengapa tak juga kau genggam dia?)

0 comments:

Post a Comment