"Digampar" Tuhan
Saya tidak akan menceritakan secara detail apa saja yang saya lakukan disana, tapi saya akan lebih menceritakan tentang nilai-nilai apa saja yang saya dapatkan disana.
Post ini saya beri judul "Digampar" Tuhan, karena memang itulah yang saya rasakan ketika live in.
Sebelum live in, saya benar-benar cuek untuk memikirkan persiapan live in. Saya merasa bahwa saya adalah orang yang lumayan tangguh, jadi saya tidak akan kesulitan ditempatkan dimanapun. Saya ga perlu banyak kawatir tentang keadaan disana dan lainnya.
TAPI, ternyata saya salah.
Saya kebetulan mendapat rumah di daerah "medan terberat". Lokasinya di gunung, semua jalanannya menanjak dan terjal, serta jauh dari rumah yang lainnya. Rumahnya masih beralaskan tanah, dan berdinding kayu.
Keadaan disana memang sangat sederhana, tapi cukup nyaman bagi saya. Tapi perjuangan disana lah yang benar-benar membuat saya agak mengeluh dalam hati. Disana saya benar-benar disadarkan bahwa saya tidak setangguh yang saya pikir.
Bagaimanapun, live in ini membuat saya sangat sadar, bahwa kami sebagai warga kota, telah benar-benar sangat dimudahkan dalam kehidupan kami. Walaupun pasti ada plus minus hidup di desa, saya tetap akan membawa semangat perjuangan di Samigaluh untuk saya jalani di Jakarta.
beautiful mindset :)
Semoga tahun depan (tahun kelulusan saya) bisa lebih baik lagi, bahkan kalau perlu merebut kembali juara umum, peringkat 1 untuk semua jurusan, seperti tahun 2009! :)
Saya bangga menjadi murid SMA Santa Ursula. Bukan hanya karena prestasinya yang sudah saya sebutkan diatas, dan prestasinya yang masih super banyaaaaaaaaaaaaaaak lagi, tapi juga karena mindset yang ditanamkan ke siswinya.
SMA Santa Ursula nyaris ngga pernah - atau mungkin malah ngga pernah - lepas dari peringkat 3 besar di Jakarta. Dan menjadikannya sekolah top di Jakarta, bahkan di Indonesia. Tapi sedari awal, kami selalu ditanamkan untuk ga pernah merasa bahwa kita adalah nomor 1.
Normalnya, dan pasti siapapun yang baru terlibat (baik itu murid baru atau guru baru) yang masuk ke SMA Santa Ursula pasti memuji-muji sekolah kami dengan bilang "Sanur kan selalu nomor satu". Tapi lama kelamaan, kami diajarkan untuk tidak menganggap kami nomor satu, masih banyak saingan berat didepan kami. Mindset itulah yang menyebabkan SMA Santa Ursula selalu berkembang dari tahun ke tahunnya, dan tidak "terlena" dengan predikat nomor satunya.
That's what I call "beautiful mindset". Mental juara. Tapi juga ngga lupa akan saingan-saingan juara yang lainnya :)
Mejikuhibiniu Indonesiaku

Kenapa harus malu punya banyak warna?
Indonesia kaya karena berwarna!
Kenapa malah maksa untuk menyamakan warna?
Indonesia diberi kesempatan mencintai lebih banyak
itu karena kita punya warna!
Jangan mau warna kita dipudarkan!
Bangsa lain mau punya warna,
tapi mereka tidak punya...
Kita punya, kenapa kita harus menghilangkannya?
Indonesia punya warna!
Indonesia punya cinta!
Komersialisasi Air - Sebuah Analisis
Fakta yang terjadi di dunia
Air adalah suatu sumber daya alam non hayati yang selalu tersedia, dan jumlahnya melimpah. Air, terutama air tawar, memegang peranan penting bagi makhluk hidup. Seluruh ekosistem di muka bumi ditunjang oleh air dan siklus hidrologinya.
Telah menjadi paham banyak orang bahwa persediaan air tawar di planet ini tidak terbatas, bahkan tidak banyak orang menggunakan air seakan-akan air tidak akan pernah habis. Asumsi ini salah. Persediaan air tawar di bumi berkurang, bahkan dunia saat ini sedang mengalami kekurangan air bersih. Bentuknya jelas telihat di seluruh pelosok dunia: gurun yang tandus dan kering, hancurnya rawa-rawa, tercemarnya aliran air dan sungai, dan banyaknya anak-anak serta hewan yang kekurangan air. k dunia: gurun yang tandus dan kering, hancurnya rawa-rawa, tercemarnya aliran air dan Dan dari hari ke hari, kebutuhan manusia akan air bersih akan terus berkembang melebihi ketersediaan air itu sendiri.
Air yang ada di muka bumi ini hampir seluruhnya adalah air yang sama sepanjang masa. Hanya sebagian kecil air yang dapat masuk ke atmosfer bumi dalam bentuk “komet salju”. Jumlah total air yang ada di bumi kira-kira 1,4 miliar kilometer, dan 36 juta kilometer kubik (2,6%) yang merupakan air tawar. Hanya 11 juta kilometer kubik (0,77% dari total air di bumi) yang merupakan siklus air yang mengalami siklus hujan yang cukup cepat.
Seiring dengan banyaknya pembetonan permukaan bumi, aka nada semakin sedikit air di daerah aliran sungai dan sumber-sumber air di daratan. Mengetahui bahwa persediaan air tawar permukaan di bumi sudah mengalami kerusakan, masyarakat, para petani, dan industri kini berbondong-bondong mencari sumber air baru yang tersimpan lebih dalam lagi di bumi. Diperkirakan sepertiga jumlah populasi manusia di Bumi kini bergantung pada air tanah untuk menyediakan air minum. Namun air dalam tanah ini lama kelamaan akan habis setelah dieksploitasi besar-besaran oleh manusia.

Permasalahan
Disaat krisis air seperti ini, berbagai industri justru menggunakan air bersih untuk kepentingan ekonomi industri tersebut. Tindakan mengambil air bersih secara besar-besaran tersebut ternyata didukung oleh berbagai Undang-Undang dari seluruh dunia. Di Indonesia, contohnya, telah disahkan Undang-Undang No 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air. Dasarnya ialah World Water Forum yang dihadiri oleh 5700 orang. Disayangkan, World Water Forum ini diadakan oleh organisasi lobi yang dimiliki oleh bisnis-bisnis raksasa seperti Global Water Partnership dan Bank Dunia, sehingga kesimpulan yang diambil pun tidak memihak kepada masyarakat.
Di Indonesia, Undang-Undang No. 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air berpandangan dimana air dipandang sebagai komoditas untuk komersialisasi.
Dengan dibukanya pihak swasta untuk dapat berperan seluas-luasnya dalam pengelolaan air, akan terjadi prinsip opportunity cost dimana pihak yang berani membayar lebih akan lebih dimenangkan.
Pengadaan UU SDA ini tidak lepas dari keterkaitan kepada Bank Dunia. Krisis moneter tahun 1997 mendorong pemerintah memperoleh pinjaman yang bersifat cepat dikeluarkan. Bank Dunia pada saat itu menawarkan Structural Adjustment Loan (SAL) dengan syarat Indonesia melakukan perubahan struktural dalam sektor air. Akhirnya pada 28 Mei 1999 Indonesia menandatangani perjanjian pinjaman sebesar 300 juta dollar AS yang dicairkan dalam tiga tahap. Rencananya, Desember 2003, pencairan tahap ketiga sebesar 150 juta dollar AS akan dilakukan dengan syarat UU SDA tersebut telah disahkan.
Undang-undang tentang Sumber Daya Air
Pemerintah menilai kondisi riil saat ini tidak memungkinkan pemerintah untuk dapat mengola sektor air secara efisien. Oleh karena itu tidak ada salahnya swasta dilibatkan untuk mengelola air demi terjaminnya perolehan air untuk masyarakat luas.
Kebijakan pemerintah di sektor air ini akan sangat mempengaruhi ketahanan pangan nasional. Pengaturan mengenai irigasi harus diatur dalam bab khusus dan menjamin secara tegas dan jelas tentang pasokan air bagi petani. Hal ini sudah terjadi di Waduk Jatiluhur, Jawa Barat. Air untuk jaringan irigasi bagi petani dibatasi sekali jumlahnya karena untuk memenuhi kebutuhan suatu industri.
Selain itu ada pula tercantum bahwa badan usaha dan perorangan boleh mengusahakan sebagian dari wilayah sungai dengan izin dari pemerintah pusat atau daerah. Hal ini tentu merugikan masyarakat setempat yang bergantung pada sungai tersebut.
Perorangan dan badan usaha boleh memodifikasi cuaca atau memanfaatkan awan untuk keperluan pihak tersebut, setelah mendapat izin dari pemerintah. Hal ini dapat merugikan pihak lain diluar badan usaha tersebut yang bergantung kepada alam. Petani tembakau misalnya, yang dapat merugi dengan adanya hujan.
KESIMPULAN
Komersialisasi air yang semakin meluas adalah jaminan bagi masa depan yang tidak adil dan tidak berkelanjutan. Komersialisasi air memunculkan sebuah potret buruk kehidupan, ketika suatu sumber daya yang menjadi milik bersama dan juga masyarakat diserang dari berbagai sudut baru.
Pada prinsipnya, air adalah milik bumi dan seluruh spesies. Dengan begitu, Air adalah warisan publik yang harus dijaga oleh seluruh tingkat pemerintahan. Air harus dikonservasi setiap saat untuk memastikan bahwa ketersediaan dan kualitas air tidak berkurang akibat aktivitas manusia. Air yang tercemar sebagai akibat dari perbuatan manusia harus kembali disehatkan oleh manusia sendiri.
Pembela air yang terbaik adalah masyarakat, bukan swasta, teknologi yang mahal, atau bahkan pemerintah. Hanya warga lokal yang dapat benar-benar merasakan akibat hilangnya sumber air di sekitar mereka. Masyarakat harus lebih sadar dan lebih peka terhadap fakta yang terjadi di sekitarnya.
Jika kesadaran masyarakat telah tercapai, pemerintah seharusnya dapat merealisasikan undang-undang baru untuk menjamin setiap warga Negara untuk bisa mengakses layanan air bersih dan sanitasi.
I will eat some cucumbers for you!
Unprofessional
Singapore Journal 3
Singapore Journal 2
Singapore Journal 1
You can see she's a beautiful girl
The people who surround her feel the benefit of it
It makes you calm
She holds you captivated in her palm




I dare you to D.A.N.C.E
Pertama, saya akhir-akhir ini mulai mengikuti sebuah dance class. dan menurut saya dance itu keren dan sangat seru! *baru tau* I can't wait for the next class! :D
Kedua, saya sedang dihadapkan kepada situasi dimana saya mempunyai mimpi yang tinggi dan saya yakin saya mampu mewujudkannya. Saya sangat mengharapkan mimpi itu untuk menjadi kenyataan. Namun saya terganjal oleh ketakutan-ketakutan saya sendiri. Ketakutan tentang apa pendapat orang, dan bagaimana jika ada pihak yang tidak mengijinkan mimpi saya menjadi kenyataan.
Semakin waktu berjalan, semakin dekatlah dengan waktu untuk mencapai mimpi saya tersebut, dan semakin takut juga saya. Saya sangat yakin saya bisa melakukannya, tapi saya takut jika saya menghadapi banyak halangan.
Baru kemarin saya merasa, nampaknya saya harus menghentikan mimpi saya. Dan hari ini, saya duduk di depan komputer saya, dan saya tiba-tiba tersadar "Jangan Takut!". Saya pribadi hanya dapat melakukan apa yang saya lakukan, dan untuk faktor-faktor diluar diri kita sendiri, sungguh siapapun di dunia ini tidak ada yang bisa mengaturnya. Tapi saya tahu ada yang bisa mengaturnya. Siapa? Dia.
Dia, Tuhan kita masing-masing yang kita sembah dengan berbagai cara, dan kita sebut dengan berbagai nama. Allah. Tuhan. Yahwe. Sang Hyang Widhi. Siapapun Dia. Dia sanggup melakukan itu semua.
Ada suatu fakta yang saya temukan secara tidak sengaja.
Itu menurut Tuhan yang saya yakini. Saya yakin agama apapun yang kalian anut mengajarkan hal yang serupa.Junior Original Concert
Dari sinilah saya berasal...
JOC di Indonesia sempat vakum beberapa tahun, dan dibuka lagi pada tahun 2003. Pada tahun itulah saya mengkuti JOC pertama saya diusia saya yang ke 9. Saya memainkan komposisi saya yang berjudul "A Beautiful Swan" dengan piano solo. Belum lama ini saya menontonnya lagi dan saya merasa sangat cupu.
JOC pada saat itu adalah konser yang amat "keren" di Yamaha. Pesertanya pun terbilang sedikit, hanya belasan orang yang terpilih saat itu.
Tahun kedua JOC bagi saya adalah JOC Nasional yang diselenggarakan di Hotel Crown Plaza. Saat itu bukan hanya murid Jakarta yang mengikuti JOC, tapi juga 5 orang dari Surabaya. Dan di tahun itu ada sesi improvisasi yang pertama, dimana peserta JOC akan diberikan beberapa not oleh penonton, dan peserta akan menciptakan lagu baru dari not-not tersebut.
Tahun-tahun berikutnya...
Saya mengalami 5x JOC selama hidup saya. Hampir semuanya saya bermain solo piano. Judul lagu saya berturut-turut adalah "A Beautiful Swan", "Fun Friends", "Senandung Senja", "Sky", dan terakhir "Beyond the Sky and the Land". Tentu masing-masing memiliki kisahnya tersendiri. Hanya di lagu "Senandung Senja" saya bermain dengan ensamble.
Tidak mudah...
Para composer akan disibukkan dengan lagu mereka masing-masing sekitar 3 bulan sebelum Regional JOC berlangsung. Tak berhenti sampai disitu, setelah Regional JOC berlangsung, kalau terpilih mereka dapat perform lagi di National JOC dan/atau ikut tahap recording. National JOC tidak begitu berat, kurang lebih sama seperti Regional JOC. Tapi recording itulah yang berat. Composer harus menulis sendiri partitur lagu yang mereka buat, ditambah latihan keras dan tentunya waktu yang sempit. Namun jika mereka beruntung, mungkin mereka berkesempatan untuk perform di Asia Pasific JOC atau International JOC. Kesempatannya kecil, tentunya.
Menjadi Co-performer...
Ini adalah tahun kedua saya melepas jabatan saya sebagai "Performer". Mungkin banyak orang berpikir Co-Performer hanya "numpang nampang" dan sebagainya. Tapi saya sendiri mengalami bahwa banyak hal yang saya dapat ambil dengan menjadi Co-Performer. Dengan menjadi Co-Performer, secara tidak langsung kita dapat mempelajari sendiri lagu tersebut, dan kita bertugas untuk membuat lagu tersebut menjadi lebih apik sesuai dengan instrument yang kita pegang.
Dan bagi saya sendiri JOC telah menjadi andil yang begitu besar bagi hidup saya. Mulai dari saya yang belum tahu apa-apa, sampai sekarang saya telah belajar banyak. Pengalaman perform dari yang sedikit, sampai banyak telah saya dapatkan di JOC. JOC juga telah menghantarkan saya ke Medan dan Bali. Terakhir, menjadi Co-Performer di Asia Pasific JOC yang merupakan pengalaman tak terlupakan bagi saya.
Tahun ini...
Tahun ini saya melangkah lebih jauh lagi. Tidak lagi sekedar Co-Performer, saya mulai menjadi arranger untuk composer JOC tahun ini. Tahun ini saya menjadi arranger bagi Cresentia Freya, dan ternyata kami (saya dan Melissa Stella) berhasil menyelesaikan lagunya. Pengalaman ini mungkin merupakan yang pertama bagi kami, tapi saya yakin pengalaman ini akan berguna kelak.
Akhir kata, sesungguhnya saya sangat ingin berterimakasih pada ajang JOC ini. Dan tentunya, sukses untuk Regional JOC 2011 tanggal 26 Maret nanti! (:
for you...
if you're one of them...
one day, you'll run over me,
you'll tell me you know me,
and I will just say, "pardon me, did I know you?"
"One of the greatest victories you can gain over someone
is to beat him at politeness" ~Josh Billings
"Apa yang membuatmu tidak menyesal?"
pertanyaan diatas adalah pertanyaan favorite saya jika ditanya tentang pilihan saya masuk ke sekolah yang sekarang. dan tentu saya akan menjawabnya dengan sukarela sambil tersenyum.
awalnya, saya daftar ke SMAK 7 BPK Penabur, sekolah yang memang sudah menjadi "tujuan umum" lulusan SMPK 5. Diterima. Tinggal keputusan mau tetep diambil atau ngga. "Nggak, lepas aja," saya menjawab mantap.
ada tujuan SMA kemana? tidak.
lalu kenapa dilepas? ga tau. saya hanya menuruti kata hati saya.
Sampai pada awal tahun saya masih belum tahu mau masuk mana. Akhirnya orang tua saya mengajukan 2 pilihan: SMA Theresia & SMA Santa Ursula. Saya menyanggupi keduanya.
Pertama kali liat SMA Sanur, hati kecil saya menolak. Entah kenapa rasanya saya bener-bener ga suka sama sekolah itu.
Sehari sebelum test di SMA Sanur saya berdoa dalam hati kecil saya...
Besok aku akan test masuk sekolah ini,
apapun isi hatiku, akan kukerjakan dengan maksimal.
Bila memang bukan tempatku, biarkanlah aku tidak lolos.
Tapi jika memang tempatku disini, biarkanlah aku lolos seleksi,
dan aku berjanji AKU TIDAK AKAN PERNAH MENYESAL"
Saya benar-benar yakin Tuhan mendengarkan doa saya, dan saya benar-benar yakin ini adalah tempat yang terbaik bagi saya yang telah Tuhan persiapkan. Walaupun sampai sekarang saya telah mengalami banyak masalah disana dan merasakan sendiri beratnya bersekolah disana, perstiwa itulah yang membuat saya tidak pernah menyesal sampai saat ini.

365 give thanks!
I started it on Valentine day, I hope next valentine will be full of joy because I've written 365 give thanks!
14/2: I'm thankful that I spent this Valentine with my gorgeous friends! Special thanks to: Yovita Pradita.
15/2: I'm thankful that today is holiday! That i met my friends and did a wonderful drama rehearsal, plus captured many beautiful moments. Special thanks to: Zena Hamzah
16/2: I'm thankful that I did my economics test quite well and I got a super cute piano miniature! Special thanks to: Iput, Jessica Hendra, Clarissa Livia, Theresia Gloria, Vania Utami, Syane Agacy, Ignacia Josephine, Sari, and Karina Noviani. :D
17/2: Thank God I did my accounting test well, and the results were BALANCE! (: Thank you God for guiding me through the test!
18/2: I'm thankful I got new experiences by seeing the new-gonna be-school-leader speeches. Special thanks to: Ernestine, Cindy, Yudith, Melisa (-although I don't know them all personally) :p
19/2 I'm thankful I successfully forced myself to start studying and I got in Sanur FM's Top 20 (one more audition, I guess) ! XD
20/2: I'm thankful I prepared myself very well in studying economics and religiosity (is that even exist? ._.). I've just realized my give thanks are mainly from my study and school. It's dominating my life :p
That's the first week of 365 give thanks. I still got 358 to go (:
and oh well, I got a love quote on Valentine day. I love it sooo much. It was from my favorite teacher, Bu Rari.
"Izinkan aku mencintai kalian dengan sederhana seperti kayu kepada api"
~ Bu Rari, 14 Februari 2011
17 (:
I held a birthday dinner located in PEPeNERO. Here are the photoshoots:


Yongki, Kenan, Clarissa, Jessica, Vina, Me, Kak Vera, Melissa, Andreas... and many more!
Click this album for more photos (:
:*Punakawan
Teman yang memberi terang.
Hey! Welcome to 2011! :)
Ini adalah post pertama saya di tahun 2011 yang belum genap 4 hari berjalan.
SMA Santa Ursula lagi sibuk mempersiapkan pertunjukkan kolosalnya, yang bertajuk "PUNAKAWAN". Pertunjukkan ini dibagi dua menjadi festival budaya dan operet. Kebetulan, saya ikut berpartisipasi di operetnya. Operet Punakawan ini juga mengundang Mas Sujiwo Tedjo, seorang seniman terkenal, untuk membantu pertunjukkan kami. Hari ini hari ke dua Mas Tedjo bergabung dengan kami. Dan hari ini beliau memberikan evaluasi yang 'keren' menurut saya. Berikut ini penuturannya:

PUNAKAWAN adalah 4 tokoh pewayangan yang terdiri dari (kiri ke kanan) Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong.
Dan menurut Mas Tedjo, Punakawan melambangkan karakter dalam diri manusia. Berikut ini penuturan beliau yang sudah dipadukan dengan penuturan saya sendiri.
Bagong mencerminkan sisi pemberontakan dari diri kita. Break the habit, and find something new. Bagong inilah yang mendasari munculnya pikiran-pikiran brilian Thomas Alfa Edison, Albert Enstein, dan orang-orang hebat lainnya.
Memang bagong selalu identik dengan keluguan dan kebodohannya. Itu yang menyebabkan tiap pertanyaan yang bagong lontarkan bersifat mendasar, satu hal yang justru dilupakan oleh kaum intelektual.
Petruk. Sisi outgoing dari hidup manusia. Emang terkadang kita perlu sedikit 'cuek' dengan kejadian-kejadian yang terjadi di hidup kita. Cuek aja. Dunia masih terus berputar. Petruk adalah wayang yang paling banyak tersenyum. Diatas segala pergumulan hidup kita, disaat semua keputusasaan, penderitaan, dan lainnya, masih ada satu kekuatan yang masih kita bisa lakukan yaitu tersenyum.
Gareng mencerminkan sisi intelektual manusia. Berpikir, kemampuan mendasar manusia yang harus diatur sedemikian rupa. Segala hal yang terjadi, dikaji ulang, kenapa bisa terjadi seperti itu, solusinya apa. Bukan diterima muluk-muluk.
Tangan gareng yg menggantung (saya kurang bisa menggambarkan posisinya dengan kata-kata) dan tidak bisa diam, menggambarkan pikiran Gareng yang tak terkontrol dan akan terus berjalan. Kaki Gareng yang pincang menggambarkan Gareng yang selalu hati-hati dalam mencetuskan ide atau memutuskan sesuatu. Mata Gareng yang juling menggambarkan Gareng tidak bisa hanya fokus kepada suatu permasalahan, namun harus dilihat secara keseluruhan.
Dan terakhir, Semar, sang moderator, pemikir bijak. Karakter yang paham dan dapat mengatur sifat mana saja yang akan dimunculkan dari manusia.
Tentang pertunjukkan, beliau mempunyai prinsip bahwa teater adalah tentang kerjasama. Peran sekecil apapun menjadi bagian dari keseluruhan teater tersebut.
Mas Tedjo juga menyarankan kami semua untuk bekerja menggunakan HATI. Beliau bercerita bahwa beliau pernah tampil dengan seorang penari (saya lupa namanya) membawakan lagu The Swan. Saat penari tersebut selesai mementaskannya, ada seorang penonton yang datang kepadanya dan menyalaminya. Penonton tersebut buta.
Sang penari melakukan semua tariannya dengan hati, maka pesannya dapat tersampaikan ke hati penonton. Itulah mengapa, sang penonton yang buta dapat merasakan tarian sang penari yang amat bagus.
Itulah yang dapat saya petik hari ini, sebuah evaluasi yang singkat namun sangat berisi dan berhasil membuat takjub satu ruangan saat itu. Semoga pertunjukkan kami sukses!
#2010memories
Di satu minggu sebelum penghujung tahun ini saya ingin melihat kembali segala peristiwa yang telah terjadi di hidup saya. mungkin saya bukanlah orang yang baik dalam mengingat peristiwa, tapi saya berusaha untuk menggali kembali memori untuk menghargai setiap momen yang penting di hidup saya.
awal tahun ini...
jujur aja awal tahun ini ga begitu baik buat saya. saya mengalami ulang tahun terburuk sepanjang hidup saya. di titik ini saya mengharapkan saya 'mendapat' banyak kebahagiaan, tapi malah saya tidak mendapatkannya.
down moments...
sekitar pertengahan awal tahun saya mengalami kegagalan beruntun. mulai dari kegagalan ujian yang agak memalukan bagi saya, dan tidak seharusnya saya gagal di ujian tersebut. dan juga saya gagal masuk jurusan IPA.
rainbow after the storm...
dengan gagalnya ujian saya tersebut, saya terpacu untuk ga melakukan kesalahan memalukan itu untuk yang kedua kalinya. dan tentang jurusan, saya sadar kalo selama ini saya pengen masuk IPA cuma karena gengsi. dan saya justru merasa sangat cocok di IPS.
about school...
nilai luar biasa meningkat setelah masuk IPS. dan mendapatkan peningkatan pengetahuan dan kemampuan menganalisis yang amat luas di IPS ;)
way of thinking...
sulit dijelaskan ya, tapi saya merasa saya jadi jauh lebih positive thinking tahun ini. Saya bertemu dengan banyak orang yang selalu berpikir negative, dan saya geregetan sendiri kalo uda ketemu orang kaya gitu. Saya bersyukur saya bisa berpikir dengan lebih positif.
future...
belom pasti. tapi udah banyak kemungkinan. lebih lanjutnya bisa dilihat di post pertama banget di blog ini ;)
career...
so-so. masih tetap berjalan dan masih begitu-begitu aja. hope for a better career next year! (:
experiences...
dapet kesempatan membantu APJOC, bisa merasakan pengalaman internasional walaupun di dalam negeri. ikut Grab Your Audience by James Gwee, saya jadi tau potensi yang selama ini kurang saya perhatikan ;)
best moment...
BALI! and APJOC of course. pengalaman tak terlupakan! :D
I'm glad to know...
Stefhanie Christy! Sangat friendly dan menyenangkan. Tempat curhat dan ngobrol yang baik. walopun belom lama kenal tapi saya sangat bersyukur bisa mengenalnya :)
relationships...
I met someone this year. This someone pernah jadi bagian dalam hidup saya yang ga terlupakan, dan menjadi support yang amat besar di waktu-waktu tersebut. Walopun sekarang dy sudah ga ada lagi bersama saya, tapi saya sangat menghargai waktu yang saya habiskan bersamanya.
akhir tahun ini...
saya sadar bahwa saya memang ingin bahagia. tapi kebahagiaan itu tidak harus saya dapatkan, tapi pertama-tama untuk saya bagikan. saya sudah cukup berbagi kebahagiaan dengan orang-orang di hari natal tahun ini. saya rela memberikan kebahagiaan bagi orang-orang walau saya tahu mungkin saya tidak akan mendapatkan yang sebanding untuk saya sendiri. tapi justru disitulah kebahagiaannya. saya tidak lagi berharap untuk 'mendapatkan' kebahagiaan sebanyak-banyaknya, tapi 'memberikan' kebahagiaan kepada orang lain terlebih dahulu.
at last...
setiap hari membawa kisah tersendiri yang kita sama sekali gatau apa yang akan terjadi. selalu berharap untuk yang terbaik dan tetaplah maju berjuang. semoga tahun depan bisa jauh lebih baik dari tahun ini, dan hari esok jauh lebih baik dari hari ini :)
#ChristmasWish
Wish #1
Stay focus and keep working to achieve my dream
Wish #2
Live life happily without any hatred I've been living for years
Wish #3

a warm hand pad. I'm begging for this one. :'(
Wish #4
The best Christmas for YoungBoys. They will be performing on Grand Final Indonesia's Got Talent this December 25th-26th. So, you know what mean, all the best for them ;)
Wish #5
Got many jobs and experiences on 2011
Wish #6
Since I have never had any special birthday, I want my next birthday to be a fabulous one.
Wish #7
No more "law problems" for mom :'(
Wish #8
Gather more with family and friends
Wish #9
Stop doing bad habits
Wish #10
Choose wisely for the next education step and get a scholarship.
I think that's all for now. What's yours? :)
Sipadan - Ligitan

Sipadan dan Ligitan. Dua nama pulau yang mendadak terkenal karena kasus konfrontasi Indonesia dan Malaysia, lagi. Sebenarnya kasus ini sudah lama, dan sudah lama selesai juga. Entah kenapa saya tiba-tiba teringat untuk menulis tentang hal ini lagi.
Sudah cukup lama saya baca artikel yang mengubah cara pandang saya (buka disini).
Kaget? Ya, saya juga.
Dan nampaknya saya juga tidak perlu banyak bicara disini. Faktanya sudah membuktikan bahwa sejak awal Sipadan dan Ligitan bukan milik Indonesia. Indonesia menuduh Malaysia meng-claim kepunyaan Indonesia, padahal sebenarnya Indonesia juga tidak punya hak atas itu.
Saya disini bukan membela Malaysia. Saya warga negara Indonesia yang akan mempertahankan eksistensi negara saya sampai kapanpun. Tapi saya mencoba untuk berpikir dua kali. Tidak menelan bulat-bulat apa yang disampaikan media.
Semoga informasi ini bermanfaat!
#StopWar #SpreadThePeace :)






