Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Friday, October 28, 2011

sumpah pemuda. sumpah saya.


hari ini hari peringatan sumpah pemuda. sebuah hari bersejarah yang terjadi 83 tahun lalu ketika...

sudahlah, saya tidak ingin membahas sumpah pemuda 83 tahun yang lalu.

hari ini kami dipulang-cepat-kan oleh sekolah karena akan terjadi demo besar-besaran yang berlokasi di sekitar sekolah saya. saya berpikir kenapa harus demo?

entahlah, mungkin satu-dua tahun lagi saya juga tidak dapat menahan diri saya untuk turun ke jalan dan menyuarakan pendapat saya. mungkin.
mungkin juga saya akan melaksanakan sumpah keramat itu di masa depan.

mungkin juga tiba-tiba rasa cinta tanah air saya mendadak hilang sama sekali tak berbekas.

yang saya tahu hari ini, saya sangat mencintai negara saya, Indonesia. dan saya rasa yang paling kuat untuk dapat melakukan hal-hal luar biasa adalah: CINTA

yang saya tahu hari ini, saat ini juga saya mempunyai mimpi untuk selalu mencintai dengan tumpah darah saya, tanah air Indonesia. saya mempunyai mimpi untuk mengakui bangsa dan bangga akan kebangsaan saya, bangsa Indonesia. saya mempunyai mimpi untuk memegang teguh bahasa saya, bahasa Indonesia.

sumpah saya.
 

 Tuhan, ijinkan saya untuk dapat melawan segala badai demi memperjuangkan bangsa saya.

Sunday, October 2, 2011

universal language


I got a postcard from Netherlands recently, from Joke Roodenburg. She said that she took a look at my blog (which is this blog) and said she loved to read how proud I am of my country.


I realized that I'm using Indonesian in most of my blog posts, especially posts about Indonesia. But I got a blog visitor from other country who doesn't understand Indonesian at all and still she got the point from my posts.

I came to a conclusion I made: a sincere love is an universal language. no matter how you show it, other still can see you inner feelings, your sincerity.

Well, I did showed my sincere love to my country, and I'm proud of myself telling the world how I love my own country :)
Sunday, August 14, 2011

saat ini aku seperti jatuh cinta!


selayaknya orang sedang jatuh cinta, akhir-akhir ini saya sering sekali membicarakan, menulis, dan memikirkan "orang" yang dicintai.

buruknya "orang" tersebut tidak nampak lagi di mataku.

mungkin aku telah buta, buta oleh cinta, boleh dikatakan demikian.

well, I'm not referring to a person.

sepertinya saya telah jatuh hati sepenuhnya kepada tanah airku, 

NDONESIA!

i love Indonesia because we are colorful



Indonesia is like this marble.

Kita saling berbeda warna tapi kita bersatu. Dan perbedaan warna diantara kita itulah yang justru membuat kita cantik. Sangat indah.

Aku tidak bangga jika aku menjadi merah, atau hijau. Aku bangga karena aku berada di dalam sebuah kristal cantik yang berwarna-warni, Indonesia.

Buat apa kita hanya bangga dengan warna kita masing-masing? Toh biru tetap biru, dan kuning akan selalu menjadi kuning. Tapi kita bersatu menjadi paduan warna yang tidak akan pernah pudar.

 
Saturday, August 13, 2011

this is my dream








I want to tell the world about Indonesia. I will show the world about Gamelan Bali. As I go overseas, I want to be a teacher of Gamelan Bali. or at least I want to put my effort to take this amazing instruments to other countries.

Wait? You're Indonesian and you have never heard about the music of gamelan bali? Go take a look at youtube! And you'll realized how rich our country is! :)

I love gamelan bali!



...or maybe I should think about teaching angklung too? :)




I love Indonesia :)
Thursday, August 11, 2011

Indonesian Pride


I'm proud of my country. I know my country is far from perfection but nothing's perfect right?

This is why I love Indonesia :)


and check "visit indonesia" on youtube too! 


somewhere along their journey, people realize that what they're looking for has been there for them all along :)


locations: sendang biru, sempu island, pangandaran beach, green canyon, flores, menoreh peak, bromo

krisis kritis


well, jujur aja post ini terinspirasi oleh seorang teman yang cerdas dan juga kritis menurut saya.

sayangnya...
kritik seorang teman tersebut terlalu... emosional? bisa dikatakan demikian. bahkan bisa dikatakan itu bukan kritik tapi hujatan. murni hujatan.

saya sendiri merasa sangat sakit hati membacanya, walaupun jelas bukan saya yang dikritik.

tolong...

pahami suatu kondisi, pahami negara ini, kenali semuanya, baru anda berhak menyatakan kritik tersebut.

Kata Ibuku


Menurut kamu?

Kita sebagai pemuda Indonesia seharusnya bangga memiliki bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia sudah seharusnya kita junjung dan kita lestarikan. Tidak semua bangsa dan negara memiliki bahasa Ibu sebagai bahasa nasionalnya. Kita seharusnya bangga.

Apakah kamu bangga akan bahasa Indonesia? Kenapa?


-Via Sashimi's Tumblr xiips2-sashimi.tumblr.com

maybe I'm one of the luckiest person!


Maybe I'm one of the luckiest person in the world. ask me why? it's simply because I'm living in the most beautiful country in the world!

I got proofs:
1. I am a member of Postcrossing.com, a website that provide us to exchange postcard from anywhere. We are able to send and receive postcards to random person somewhere in the world. So far I have received approx 20 postcards from all over the world, America, Europe, Asia, and I have never found any postcard that more interesting than Indonesia have. Come and try it! I've seen it by myself :)

2. Last summer I went to a trip along Java. I visited some cool spots and it’s like no other. It was so magnificent that I really want to come back there again. I’m going to upload the pics soon. And i really want to make my country known worldwidely. My job :p

3. I read “Nasional.is.me” ebook from @Pandji. It’s all about indonesia, and I think it’s really interesting yet provocative, but overall it’s nice. You can download the ebook on his site www.pandji.com . it’s a recommended ebook to enchance your love in Indonesia.

The main problem we have is: Indonesians are not proud with their own country. And that’s because they dont know Indonesia that well! Please don’t judge anything if you don’t know Indonesia that well.

Seharusnya sih ya, kalo orang benar-benar kenal Indonesia, pasti mereka akan langsung jatuh cinta sama Indonesia. Ngga mungkin ngga deh!

And if you already love your country but you don’t know how to support your country, I got the most simple way to do it: Join Postcrossing! By sending cards, you can promote the beauty of your country to the world!

I made my own promises: I won’t travel all around the world if I haven’t traveled around my own country. I want to know more about my country and do something dedicated to my country.

Short message to Indonesian:

Jangan ngaku kenal Indonesia kalo cuma tau Jakarta – Bandung – Bali. Let’s pack your belongings and go travel around Indonesia! J

Tuesday, April 26, 2011

Mejikuhibiniu Indonesiaku


*sebuah keprihatinan menyaksikan krisis pluralisme di Indonesia*





Kenapa harus malu punya banyak warna?
Indonesia kaya karena berwarna!

Justru cintalah yang harusnya mempersatukan warna
Kenapa malah maksa untuk menyamakan warna?

Indonesia diberi kesempatan mencintai lebih banyak
itu karena kita punya warna!

Jangan mau warna kita disamakan!
Jangan mau warna kita dipudarkan!

Karena warna itu milik kita...
Bangsa lain mau punya warna,
tapi mereka tidak punya...
Kita punya, kenapa kita harus menghilangkannya?

Jangan mau diperdayakan hitam putih!

Indonesia punya warna!
Indonesia punya cinta!
Saturday, December 4, 2010

Sipadan - Ligitan



Sipadan dan Ligitan. Dua nama pulau yang mendadak terkenal karena kasus konfrontasi Indonesia dan Malaysia, lagi. Sebenarnya kasus ini sudah lama, dan sudah lama selesai juga. Entah kenapa saya tiba-tiba teringat untuk menulis tentang hal ini lagi.

Sudah cukup lama saya baca artikel yang mengubah cara pandang saya (buka disini).

Kaget? Ya, saya juga.

Dan nampaknya saya juga tidak perlu banyak bicara disini. Faktanya sudah membuktikan bahwa sejak awal Sipadan dan Ligitan bukan milik Indonesia. Indonesia menuduh Malaysia meng-claim kepunyaan Indonesia, padahal sebenarnya Indonesia juga tidak punya hak atas itu.

Saya disini bukan membela Malaysia. Saya warga negara Indonesia yang akan mempertahankan eksistensi negara saya sampai kapanpun. Tapi saya mencoba untuk berpikir dua kali. Tidak menelan bulat-bulat apa yang disampaikan media.

Semoga informasi ini bermanfaat!

#StopWar #SpreadThePeace :)
Thursday, November 25, 2010

Sumpah Pemuda 2010


Ini project yang udah agak lama sebenarnya, tepatnya saat hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2010 kemarin.

Untuk peringatan sumpah pemuda, kelas XI IPS Santa Ursula membuat sebuah acara untuk sekolah yang bertajuk "Cintaku Negeriku". Kami dibagi dalam beberapa proyek kecil yang nantinya akan disatukan dalam wadah Cintaku Negeriku tersebut. Saya sendiri menangani bagian video dan musik.

Berikut ini video yang kami buat. Semoga menginspirasi :)

Tuesday, November 23, 2010

Tentang Kasus Ariel



Tentunya kita semua tau siapa Ariel, Luna Maya, Cut Tari, dan kasus mereka. Saya tidak ingin membahas tentang hukum atau segala macemnya. Saya disini hanya ingin memberikan pandangan tentang mereka.

Menurut saya, marilah kita lepas dari penuduhan mereka benar atau salah.

Ariel didakwa atas tuduhan membuat dan menyebarkan video tersebut.

Pertama, menurut saya, untuk membuat -dalam hal ini koleksi pribadi- merupakan hak siapa saja, dan perlu dilindungi privasinya.

Kedua, soal penyebaran, merupakan sesuatu yang terjadi secara tidak sengaja. bahkan jika tersebar luaskan akan mempermalukan diri mereka sendiri.

Ketiga, menurut saya, merupakan hak setiap manusia untuk memilih apa yang akan dilakukan. baik itu dosa atau tidak. Dan dosa, serahkan hanya kepada Tuhan YME. Manusia tidak berhak untuk menghakiminya.

Apa yang masyarakat lakukan terhadap mereka saat ini, adalah menghakimi mereka. secara fisik, dan mental. Terlepas dari pegangan kita terhadap hukum, kita tetap menghakimi mereka secara sepihak. Kita tidak berwenang, tapi Tuhan-lah yang seharusnya berwenang.

Saya sendiri, lebih memilih tidak tahu, tidak mau tahu, dan tidak peduli. Bahkan saya mengecam pihak-pihak yang mengadili mereka.


bukan maksud saya membenarkan tindakan mereka, namun sekali lagi, ini "porsinya" Tuhan.

Indonesia dibawah "Penjajahan"


Ceritanya, sekitar seminggu yang lalu, kelas Geografi saya membahas tentang PT Freeport. Saat itu ada artikel pedomannya yang diambil dari harian KOMPAS, tapi waktu saya cari lagi di internet udah ga ada artikelnya, entah dihapus atau apa. Baru-baru ini ada lagi artikel tentang Freeport di kompas (klik disini untuk baca) tapi dengan versi yang sedikit berbeda dengan yang baca sebelumnya.

Menurut yang saya baca sebelumnya, dalam sehari PT Freeport mendapatkan 300 kg emas (di artikel terbaru disebutkan 102 kg). Dan hanya 1% saja yang diberikan kepada Indonesia.

Mari kita berhitung:
1 gram emas di pasaran dihargai sekitar Rp 200.000 - Rp 300.000. Kita ambil nilai tengahnya Rp 250.000.

Satu hari dihasilkan 300 KILOGRAM emas. berarti 300 x 1000 gram = 300.000 gram emas

300.000 gram emas x Rp 250.000 = Rp 75.000.000.000. Tujuh Puluh Lima Milyar Rupiah dalam sehari.

hanya 1% yang menjadi milik Indonesia 1% x Rp 75.000.000.000 = Rp 750.000.000.


Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah. Angka yang lumayan, tapi kemana yang Tujuh Puluh Empat Milyar Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah (Rp 74.250.000.000)? Menjadi milik asing (dalam hal ini Amerika)? Padahal yang diambil adalah dari tanah air kita, bumi kita tercinta Indonesia. Relakah kita?

mohon maaf hasil printscreennya kurang jelas. data diperoleh dari sini


"Pengaturan NIlai Jual Kena Pajak untuk objek pajak pertambangan sebesar 20% sebagaimana diatur dalam Peraturan pemerintah Nomor 46 Tahun 2000"

Kenapa di Freeport pajak hanya dikenakan 1%? Well, tanyakan kepada rumput yang bergoyang. Padahal, pada jaman Belanda, penjajah masih memberikan 60% hasil kerja paksa kepada penduduk setempat. Sedangkan sekarang, hanya 1% yang diberikan kepada negara. sementara penduduk setempat cenderung sangat berkekurangan.




Yakin Indonesia sudah terbebas dari penjajahan?

Seharusnya kita berterimakasih kepada Malaysia


Antara Indonesia dan Malaysia memang terjadi banyak sekali intrik. baik soal kebudayaan, pertahanan keamanan, sampai ke masalah perbatasan wilayah.

salah satunya adalah pengakuan batik sebagai kebudayaan Malaysia.

Jika bagi sebagian besar orang tindakan Malaysia ini merupakan tindakan yang, maaf, kurang ajar. Namun saya melihat hal tersebut dari sisi yang berlainan. Walaupun, yah, memang sebenarnya tidak etis untuk mengakui hak milik orang lain.

Menurut saya, somehow, kita juga patut berterima kasih kepada Malaysia. Coba saja lihat, sebelum konfrontasi Indonesia-Malaysia tentang batik ini, batik dianggap sesuatu yang amat kampung - ga keren bangetlah.

Tapi, berkat Malaysia, sense of belonging orang Indonesia terhadap batik tumbuh kembali. Dan sekarang lihat saja, batik kembali lagi ke peredarannya, menjadi sesuatu yang Keren dan dihargai semua orang.

See?

Jika ga ada halangan, bukan ga mungkin lama kelamaan orang akan lupa dengan kebudayaan khas kita sendiri.


Berterima kasihlah kepada Malaysia. #StopWar #SpreadThePeace :)